[FANFIC] Annyeonghi Kyeshipshiyo… Part 1

Halo semua akhir’y ada fanfic yang dipajang… fanfic pertama ternyata dari chingu kita.. namanya Lian! dia yang paling pertama kirimin! dan cerita’y juga menarik jadi kalian2 smua harus baca!!^^

Title : Annyeonghi Kyeshipshiyo…

Author/Pembuat : Lian 1412

Genre : Drama

Part: 1 of 2

Rating: Remaja

Main cast : Onew & Key

Support Cast : SHINee

Special thanks buat Wahzoe Changmin n temen2 Wild Soul yg terus dukung aQ… Buat Wahzoe… Q bikin ff ini sambil terus mikirin kamu. Semoga hasilnya baik^^

~Kim KiBum POV~

“Kyaaa!!!! Jinki!!!” Teman-teman sekelasku sontak berteriak histeris saat sesosok namja manis yang dipanggil Jinki dan temannya Choi Minho yang sedang memegang bola basket itu melintas melewati depan kelasku pada saat jam istirahat pertama. Jinki hanya melambaikan tangannya dan tersenyum manis kearah mereka kemudian menyapaku.

“Kibum yah! Ayo main bola.”

“Ah, Jinki. Ne. Kapan-kapan saja”.

“Kalau begitu aku permisi duluan.”

“Ne.” Aku mengangguk.

Setelah Jinki tak nampak lagi aku hanya diam saja mengamati tingkah para gadis yang masih saja berteriak-teriak histeris membicarakan Jinki.

“Aih… Jinki memang cakep…”

“Dia populer sekali sih…”

“Aku jadi iri dengan teman-teman sekelasnya.”

“Iya, kenapa dia harus berada di kelas unggulan yang tak mungkin kita gapai…”

“Yah… Kibum ah… bukannya kau ini teman dekatnya? Bisakah kau bantu kami dekat dengannya?”

“Ne. Aku memang temannya. Kita dulu pernah satu kelas saat kelas satu. Itu saja, tak lebih. Jadi, mianhae … aku tak bisa banyak membantu.” Aku enggan untuk membantu mereka. Aku muak. Kenapa aku harus mengurusi percintaan orang lain sementara percintaanku sendiri belum beres?

Aku beranjak pergi meninggalkan kerumunan para penggemar Jinki itu. Samar-samar kudengar mereka mencemooh diriku.

“Aish… Kibum ketus sekali ya.”

“Aku tak menyangka ia bisa jadi teman baik Jinki”

Aku tak mempedulikan mereka dan terus berjalan menuju arah basecamp tempat aku berlatih dance bersama Taemin dan Jonghyun. Sesampainya di basecamp, aku justru dihujani pertanyaan-pertanyaan tentang Jinki lagi oleh Taemin.

“Hyung… Gimana kabarnya Jinki hyung? Aish… letak kelas satu dan kelas tiga jaraknya jauh sih…”

“Taemin yah… Bisakah kau tak membicakan soal Jinki?”

Taemin terdiam kaget mendengarku berbicara ketus seperti ini. Sepertinya dia sedikit ketakutan dan bersembunyi di balik punggung Jonghyun.

“Ah, Taemin, mianhae… Aku hanya berpikir bahwa sebaiknya kita segera latihan untuk kontes. Bukankah harinya sudah dekat?” Aku mencoba berbicara selembut mungkin. Mereka mengangguk kompak.

“Ne.”

—————————————————————————————————————

Lee Jinki adalah temanku sejak kelas satu karena kami pernah berada dalam kelas yang sama saat kelas satu dulu. Jinki selalu baik padaku dan yang lainnya. Aku benar-benar kagum pada sosoknya. Otakku tak bisa berhenti memikirkannya semenjak kejadian setahun yang lalu. Kejadian saat kami masih kelas 2 dan menjadi panitia kemah di sekolah. Saat itu aku hampir saja diperkosa oleh salah seorang kakak kelas yang bernama Seung Hyo. Kejadian memalukan itu terjadi saat aku lengah dan tertidur waktu menjaga gerbang sekolah pada malam hari. Tanpa sepengetahuanku Seung Hyo sialan itu meraba-raba tubuhku dan berusaha melepas pakaianku.
Untung saja saat itu Jinki datang karena mengkhawatirkanku. Dia memukul tubuh Seung Hyo dan membuatku terjaga. Aku kaget mengetahui tubuhku yang setengah telanjang dan Seung Hyo yang terjatuh menahan rasa sakit akibat pukulan Jinki. Jinki terlihat sangat marah.

“Apa yang akan hyung lakukan pada Kibum hah?” Aku sangat kaget saat itu karena untuk pertama kalinya aku melihat wajah Jinki terlihat sangat marah.

“Eh.. e…” Seung Hyo terlihat sedikit ketakutan. Jinki melepas jaketnya dan memakaikannya padaku. Ia kemudian membawaku pergi dari tempat itu menjauhi Seung Hyo dan coba menenangkan hatiku yang sedikit bingung dan kacau. Sejak saat itu, kami makin akrab dari hari kehari hingga akhirnya tumbuh perasaan yang tak jelas dalam hatiku. It is love?

“Yah Kibum! Kenapa sedari tadi kuperhatikan kau hanya melamun sendirian saja disini?”

Jinki melempar sebuah kerikil yang sukses mendarat di kepalaku dan menyadarkanku dari kenangan suram malam itu.

“Jinki yah… Kukira siapa.”

“Kau sepertinya sedang berfikir keras tadi? Ada masalah?”

“Aish.. tidak kok. Aku hanya kepikiran seseorang saja.”

“Seseorang? Siapa?”

“Dirimu.”

“Mwo? Ha ha ha… aku juga kepikiran tentang kau Kibum.” Jinki menanggapi jawabanku dengan canda. Aku merasa sedikit kecewa dengan tingkah Jinki yang menganggapku hanya bercanda. Tapi untuk beberapa saat kemudian rasa kesal dalam hatiku itu hilang dengan sendirinya melihat wajah manis Jinki yang tertawa renyah di hadapanku.

“Ne. Aku kepikiran denganmu yang punya sikap serampangan tapi banyak sekali penggemarnya.” Aku berkata setengah bercanda.

“Ha ha ha.. Aku serampangan? Ne. Itu benar, tapi Kibum yah… Akhir-akhir ini kau bersikap ketus pada para penggemarku. Seperti bukan Kibum saja. Kau cemburu?”

Aku terdiam kaget dengan wajah yang memerah. Kata-kata Jinki barusan tepat sekali. Jinki memperhatikan perubahan sikapku kemudian bertanya dengan nada serius.

“Wae? jadi benar kau cemburu?”

Aku tak sanggup menjawabnya.

“Kibum yah! Aku ingin bicara sebentar denganmu.” Salah seorang teman sekelasku tiba-tiba saja datang memanggilku. Aku menghela nafas lega karena ia merasa belum siap untuk menyatakan perasaanku ini.

“Jinki yah, aku pergi dulu ya. Lain kali kita bicara lagi.” Aku bergegas meninggalkan Kibum dan mengikuti temanku tadi.

—————————————————————————————————————

Bruk! Tiba-tiba saja tubuhku didorong keras hingga terjatuh ke lantai gudang yang dingin oleh teman yang memanggilku tadi. Kuedarkan pandangan ke seluruh penjuru gudang sekolah yang penuh debu dan kudapati teman-teman perempuan dari kelasku dan beberapa dari kelas lain telah menanti kedatanganku.

“Akhirnya kau datang juga!” Yowon, salah seorang dari mereka yang berlagak layaknya seorang bos mendekatkan tubuhnya kearahku yang masih bersimpuh di lantai yang dingin kemudian membentahku dengan kasar.

“Kibum yah! Kenapa kau lengket sekali dengan Jinki sih?”

“Karena aku temannya.” Aku menjawab dengan santai.

“Tapi kedekatanmu denganya itu menggangu kami! Mulai sekarang jangan dekati dia lagi!”

“Kalau aku tak mau?” Aku justru menantang mereka.

“Oh,jadi kau tak mau? Kau lihat sendiri akibatnya.” Dia menjentikkan jarinya kemudian para perempuan yang sedari tadi berada di belakangnya maju dan memukuliku dengan bongkahan kayu. Mereka memukuliku beramai-ramai. Aku tak sanggup melawan mereka semuanya. Setelah tbeberapa saat lamanya, mereka menghentikan aksi pukul itu.

“Kau sudah mengerti apa akibatnya kalau mengambil Jinki dari kami?”

“Huh, ini sih tak seberapa.” Aku tetap saja sok kuat meski menahan sakit yang teramat.

“Oh ya? Bagaimana kalo Taemin adik kelas kesayanganmu itu yang kami buat seperti ini huh?”

Aku hanya terdiam. Taemin… Dia tak tahu menahu soal masalah ini.

“Ha ha… kenapa? Takut? Maka dari itu, jauhi Jinki!”

Mereka berlalu meninggalkan diriku yang babak belur.

“Aish.. cewek itu benar-benar mengerikan. Sudahlah, cari aman saja. Toh bentar lagi juga lulus dan akan berpisah juga pada akhirnya.”

Aku bangkit dan berjalan lunglai menuju rumah. Aku berjanji pada diriku sendiri tak akan mendekati Jinki lagi. Padahal baru saja aku berniat menyatakan perasaan ini. Tapi sepertinya memang harus sampai disini saja. Sejak awal tak ada jaminan bahwa kami akan tetap bersama setelah kuungkapkan perasaanku. Yah, meski aku sedikit merasa kalau Jinki juga menaruh perhatian padaku, tapi aku akan segera pergi jauh dari tempat ini. Pergi jauh dari Seoul, kota yang penuh kenangan manis tentang Cinta pertamaku, Jinki.

~End of Kibum POV~

gimana?? seru? Jadi sekarang bakal dijelasin disini bawa Jinki itu adlah nama asli Onew dan Kibum tentu saja Key, walau ceritanya menjurus ke hal2 bersifat menyukai sesama jenis,, tapi oklah!! bagaimana mnrut chingu yang lain?

jadi,, bagi kalian yang punya Fanfic dan mau dimuat sperti Lian dikirimin ke e-mail 4SC dan kalau blm tau syarat2nya klik ini!

Gamsahamnida yeoreobun! \/^_^

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.