[FANFIC] Annyeonghi Kyeshipshiyo… Part 2-End

Nah!! kalau yang belum baca Annyeonghi Kyeshipshiyo part 1 klik aja….

Title : Annyeonghi Kyeshipshiyo…

Author/Pembuat : Lian 1412

Genre : Drama

Part: 2 of 2

Rating: Remaja

Main cast : Onew & Key

Support Cast : SHINee



—————————————————————————————————————

~All Author POV~

Beberapa minggu kemudian, dalam pesta perpisahan sekolah yang begitu meriah, ada seorang yang tampak begitu sangat kesepian. Sepasang mata sipit Jinki mencari-cari sosok yang teramat dirindukannya.

“Kibum ah… Kau dimana? Kenapa akhir-akhir ini begitu sulit untukku berbicara denganmu?” Jinki mendesah. Matanya yang sipit makin terlihat sayu karena suasana hatinya yang sedih.

“Jinki ah!” Yo won dengan riangnya menghampiri Jinki dan berlelayut di lengan pemuda itu.

Jinki hanya diam saja. Tatapan matanya kosong. Benaknya dipenuhi dengan pikiran tentang Kibum saat ini. Kibum yang selama ini ia sayangi. Kibum yang selalu ia jaga dan ia perhatikan setap harinya.

Yowon nampak kecewa mendapati Jinki yang biasanya selalu tersenyum dan tertawa riang kini hanya diam saja tak menghiraukan kedatangannya.

“Jinki yah! Kau sedang mikir apa sih?” YoWon mengguncang tubuh Jinki dan membuat Jinki tersadar dari lamunannya.

“Yah, Yowon.. mianhamnida… Aku hanya kepikiran soal Kibum. Kenapa dia menjauhiku akhir-akhir ini?? Bahkan ia tak hadir dalam acara ini.” Tatapan mata Jinki terlihat sendu. Yowon pun merasa tak tega melihatnya.

“Jinki yah… Apa Kibum sangat berarti di hidupmu hingga kau seperti ini?”

“Ne. Sejak pertama mengenalnya aku merasakan perasaan yang aneh. Entah perasaan apa namanya ini. Tapi aku merasa gelisah jika ia tak ada. Aish. Mianhae, jadi curhat nih.”

“Ne. gwenchana. Aku senang kau mau cerita tentang perasaanmu padaku. Mungkin aku memang sebaiknya menyerah sejak awal. Jinki ah… Semuanya salahku. Kau boleh memarahiku. Aku yang membuat Kibum menjauhimu karena aku menyukaimu. Tapi, kalau aku harus melihatmu sedih seperti ini, lebih baik aku tak menjauhkanmu dari Kibum saat itu. Aku menyesal…”

“Apa yang telah kau lakukan pada Kibum hah?” Sesaat ekspresi muka Jinki terlihat sangat marah,. Yowon terlihat ketakutan memandangnya, namun ekspresi Jinki kemudian berubah menjadi lesu kembali. Ia menghirup nafas dalam-dalam.

“Yah… Kenapa kau melakukan hal seperti ini? Aku tak menyangka bahwa kau akan bertindak sejauh ini. ” Jinki menarik nafas kesal. “Mianhamnida aku tak bisa membalas perasaanmu.”

“Jinki yah…” Yowon nampak memelas menyesali perbuatannya. Ia sadar bahwa pada akhirnya ia tak mungkin mendapatkan Jinki. Hati Jinki sepenuhnya telah dicuri oleh Kibum.

“Hyung!” Tiba-tiba saja Taemin menghampiri mereka sembari setengah menangis.

“Taemin? Wae? Kenapa tampangmu kusut begini hah?” Jinki nampak begitu khawatir kemudian mengusap air mata Taemin.

“I… ini…” Taemin menyerahkan sepucuk surat pada Jinki. “Ini dari Kibum hyung. Bacalah!”

“Ne.” Jinki mengangguk.

“A… Aku permisi…” Taemin segera belari meninggalkan Jinki dan YoWon sambil menangis.

Jinki yang merindukan Kibum segera membuka surat berwarna biru itu.

To My Lovely Lee Jinki

Jinki…

Mianhamnida… Aku selalu menghindarimu akhir-akhir ini… Aku tahu tingkahku ini salah. Aku membohongi diriku sendiri. Padahal aku sangat senang saat bersamamu.

Jinki yah…

Perlu kau tahu alasanku menjauhimu adalah untuk melupakanmu, tapi aku justru semakin merindukan dirimu.

Jinki… Aku benar-benar selalu memikirkan dirimu, tawamu, senyummu, marahmu… Aku ingin selalu bersamamu…. Akan tetapi, semenjak nenek meninggal, umma dan appa memutuskan agar aku kuliah di Aussie.

Kaki Jinki terasa lemas. Ia pun terduduk di lantai dan melanjutkan membaca surat perpisahan itu.

Jinki…

Mianhae… aku baru memberitahumu sekarang. Awalnya aku justru tak ingin membiarkanmu tahu soal kepergianku ini. Aku selalu berpikir bahwa kata ‘Selamat tinggal’ hanya ada dalam lirik lagu. Kini hal itu terjadi padaku. Aku merasa kesall karena aku belum mampu menyampaikan perasaanku.

Jinki…

Aku selalu mengingat saat-saat yang kita lewati. Rasa bahagia dan sedih yang kita bagi bersama selama 3 tahun di sekolah tercinta. Aku masih ingin bersamamu, berbagi cerita denganmu. Rasanya menyedihkan jika mengingat aku tak dapat menemuimu lagi.

Jinki…

Kuharap kau selalu bahagia dan selalu tertawa dengan tawamu yang renyah itu. Semoga kau sehat selalu dan jangan sampai jatuh sakit.

Jinki…

Aku sebenarnya ingin menyampaikan sesuatu secara langsung padamu. Sesuatu yang selama 2 tahun terakhir ini kupendam. Perasaanku terhadapmu.

Jinki….

Saranghae… Aku mencintaimu… Ini semua mungkin terasa aneh dan begitu mengejutkanmu. Seharusnya aku mengatakannya lebih cepat. Tapi sudahlah… Sudah terlambat. Karena aku merasa kita tak akan berjumpa lagi dalam waktu yang cukup lama.

Saat ini aku hanya bisa berharap kau akan selalu mengingatku dan mengenang waktu yang kita miliki bersama dulu.

Tetaplah tersenyum dengan senyummu yang manis itu. Jangan lupakan aku… Annyeonghi kyeshipshiyo… Saranghae…..

Kibum

Tanpa terasa butiran air mata Jinki jatuh. Jinki tersenyum pahit memandangi surat itu.

“Kau memang bodoh! Padahal kita punya perasaan yang sama, tapi kenapa kita tak mampu mengungkapkannya dengan baik?” Jinki tertunduk menatap lantai.

“Jinki… tenanglah, bukankah jika kau pergi ke Aussie juga masalahnya akan beres?” Yowon coba menghibur Jinki. Jinki pun tersenyum cerah.

“Aish… Kibum bodoh sekali sih. Benar juga katamu Yowon… Kenapa harus sedih? Aku pintar, jadi aku mampu dengan mudah menyusulnya ke Aussie. Kamsahamnida Yowon.”

Jinki memeluk erat tubuh mungil Yowon namun tibatiba saja ponselnya berbunyi dan menampilkan nama Choi Minho di layarnya.

“Ah, ada telpon dari Minho. Sebentar Yowon, aku angkat telpon dulu”

“Ne.”

Jinki beranjak mencari tempat yang sepi.

“Yoboseyo…”

“Hyung,kau ada dimana?”

“Aku? Aku di pesta perpisahan di aula sekolah. Wae?”

“Aish… cepat lihat TV sekarang juga hyung! Penting!” Telepon terputus. Jinki merasakan firasat buruk. Ia pun segera berlari kearah televisi yang terletak di ruang tunggu sekolah dan segera menyalakannya.

Jinki sibuk mengganti-ganti saluran televisi sembari berpikir keras menerka-nerka apa yang dimaksut Minho dengan penting itu. Saat melihat sekilas berita, betapa kagetnya Jinki melihat kabar kecelakaan pesawat yang terbang menuju Aussie. Dengan penuh rasa cemas Jinki membaca satu per satu nama-nama korban meninggal dunia yang tertera di layar kaca tersebut. Sekujur tubuh Jinki terasa lemas saat mendapati nama dan foto Kim Kibum tertera disana. Dia terjatuh di lantai dan tak kuasa lagi untuk berdiri. Kali ini Jinki hanya bisa tertawa. Ia tertawa keras-keras. Is tertawa tak jelas. Ia tertawa sambil menangisi kepergian Kibum untuk selamanya. Kibum yang ia cintai itu kini benar-benar tak akan pernah ia temui lagi. Ini membuat pikirannya mulai kacau sehingga ia seperti orang gila yang hanya bisa berteriak-teriak tak karuan.

“Kibum yah!!!” Hanya satu nama itu yang terus menerus ia teriakkan dalam tawa yang bercampur dengan tangisnya. Dalam duka yang mendalam dan dalam penyesalan akan cintanya yang tak akan mungkin tersampaikan.

-The End-

hiks…sedih bgt ceritanya… T^T air mataku ga bisa berhenti…

bagus banget kerjamu lian…^^V

yeoreobun, mau kirim fanfic ke sini juga???

kami selalu menerima kiriman fanfic chingu…dan moga2 para admin bakal segera nyusul…

gamsahamnida…^^

6 Tanggapan

  1. hwahhhh……..*nangis” GJ* koq Kibumny mesti mati sih?
    gak rela!!!!
    pas baca chap 1 kupikir endingnya bakal happy ternyata sad
    tapi gak papa deh yg penting Kibum udah nyatain perasaannya ke Jinki
    OnKey couple memang couple yg paling manis di SHINee

    buat Lian gomawo y udah share nih FF,,,,
    FFmu bagusss sekali^^

  2. he he.. ini ff pertama yg lian bikin sad ending… kamsahamnida Jga buat yg uda masang.. lian kira ga bakal kepilih yg ni…

  3. aaaaahh~ kok meninggal (TT-TT)????
    hiks hiks…

  4. YAH?! kok mati??? padahal pas bagian surat ituh q kira bakal hepi”…
    q anggep kibum cwe gpp kan? coz (mianhae) kadang aneh kalo mikir yaoi….

  5. AKU RASA INGIN BERTERIAK KARENA CERITANYA SUNGGUH MENYAYAT HATI

  6. UWAAAAA *NyakarAuthor*
    Kenapa KeyKu harus matiiii~ ><
    BTW Daebak thor ^^

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.